Juara kualifikasi Indonesia WESG 2018 – DouAhou

Intro

WESG 2018 – babak penyisihan online Hearthstone telah dilakukan dari bulan September 2018 yang dilakukan oleh Unipin Esports. Total 29 decker tanah air yang mengikuti penyisihan mulai dari nama-nama yang sering menjadi juara Nexok40 juara bertahan kualifikasi Indonesia WESG 2017, silver medalist Joth703, Rezdan, dan DouAhou. Kemudian dilanjutkan oleh Genesis sebagai event organizer yang ditunjuk oleh Unipin Esports. Total 4 decker yang lolos ke babak semi final dan final (WESG – 17 dan 18 Oktober 2018) di mall Taman Angrek. Mari baca lebih lanjut ke bawah

WESG – World Electronic Sports Game

WESG adalah sebuah turnamen berskala internasional yang diselenggarakan oleh AliSports. Pertama kali diselenggarakan pada tahun 2016. Keunikan dari turnamen yang diselenggarakan oleh WESG adalah harus membawa nama negara dari team atau game yang dipertandingkan. Game yang dipertandingkan di WESG antara lain Counter-Strike: Global Offensif, Dota 2, Hearthstone, StarCraft II, dan Vain Glory. Tahun 2017 Nexok40 menembus babak 8 besar global dan dikalahkan oleh Fujitora yang menjadi juara Hearthstone WESG 2017 dalam format best-of-seven here.

DouAhou sebagai wakil Indonesia

Menjadi wakil Indonesia merupakan kebanggaan tersendiri, karena untuk pertama kalinya DouAhou yang sudah berkompetisi secara aktif selama 3 tahun di Hearthstone telah menandatangani kontrak dengan team esports NXL. Sebuah berkah bagi komunitas game Hearthstone Indonesia, karena pemain terbaiknya diakui secara profesional oleh team esports. Langkah selanjutnya setelah menjadi wakil Indonesia adalah bertanding di babak regional WESG yang diselenggarakan pada bulan Desember 2018.

Pendaftaran

Tahun ini pendaftaran sudah ditutup. Apabila kalian ingin berkompetisi secara aktif di turnamen ini tahun depan. Catat link ini

Format Pertandingan

Penyisihan

  • WESG menggunakan format best-of-five, 4 hero 1 ban, conquest double elimination selama babak penyisihan

Semi Final dan Final

  • Babak semi final dan final best-of-five, no ban, submit 3 deck, conquest, single elemination

Deck list

Deck yang digunakan oleh keempat semi finalist dapat dliat disini

Kendala WESG 2018

Issue teknis

Berkat kerjasama dari peserta dan panitia penyisihan online, bracket yang awalnya tidak sesuai dengan rule book yaitu chalonge diubah ke batlefy. Hal ini mengisyaratkan Unipin Esports tidak mengerti teknis penyelenggaraan Hearthstone, tetapi mau memperbaiki diri. Setelah berhasil mendapatkan empat semi-finalis.

Tongkat estafet penyelenggaraan diserahkan kepada Genesis sebuah event organizer yang menjadi penyelenggara event offline di mall taman Anggrek. Mengetahui kekurangan dari penyelenggaraan sebelumnya, genesis berinisiatif melakukan pendekatan kepada komunitas game HSID untuk bertanya teknis pelaksanaan dan meminta bantuan human resource untuk menjadi refere Hearthstone.

Tetapi di pelaksanaannya h-1 terjadi perubahan rules dimana menggunakan best-of-five, submit 3 deck, no ban, conquest, single elemination. Tanpa faktor ban dalam turnamen kompetitif Hearthstone, akan mengurangi keampuhan dari deck list yang dibawa oleh semi finalis.

Penutup

Masih banyak kekurangan dari penyelenggaraan penyisihan Hearthstone WESG Indonesia 2018 terutama dari teknis pelaksanaan dan human resource yang menjalankannya. Berkaca dari pengalaman membantu pelaksanaan penyisihan WESG 2018, tanpa memegang kendali penuh atas rules dan pelaksanaannya di lapangan hanya akan berdampak tidak baik ke depannya. Pesan kepada seluruh anggota komunitas game HSID, kita berpijak dan bersumber dari sebuah komunitas game, kita mendukung juara untuk berprestasi dan tidak mengakomodir kepentingan sesaat yang tidak produktif.

Sponsors

Terima kasih untuk sponsor yang telah memberikan Jersey komunitas game HSID

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *